Sejarah Candi purwo
SEJARAH CANDI PURWO
Dalam
Blog Candi Purwo ini kami menyajikan
Penemuan,Sejarah,Ritual,Seni,Budaya,Sosial Kemasyarakatan yang ada di
sekitar Alas Purwo, Banyuwangi. Kami
sebagai Masyarakat yang sangat peduli dengan keadaan yang ada di
sekitar kita,baik dari Sejarah,Adat,Budaya Nusantara,dan juga ikut dalam
pelestarian Peninggalan Leluhur.
Terimaksih Kami ucapkan Kepada pemirsa yang Budiman yang sudah sempat membuka dan membaca Blog Candi Purwo ini,semoga Blog Candi Purwo ini bisa bermanfaat bagi kita semua,kedepannya semoga Candi Purwo bisa menjadikan Pusat penelitian,Pusat Budaya,Pusat pemersatu Bangsa dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mang Rwa.
Candi
Purwo terletak di Desa Kedung Asri, Kecamatan Tegal Dlimo,Kabupaten
Banyuwangi,Provinsi Jawa Timur, Negara Indonesia, tepatnya di Alas Purwo
Paling Utara dekat Teluk Pangpang.
Banyak tempat wisata di alas purwo itu sendiri salah satunya adalah Candi purwo yang terletak di pesisir teluk pangpang
di tengah-tengah hutan bakau di timur barat Candi Purwo merupakan hutan bakau
dan campuan pertemuan antara sungai air tawar dengan air dari laut lepas dan
teluk panpang sebelah utara Candi Purwo. Dimana hulu dari Candi Purwo atau timur laut dari Candi Purwo ada sebuah
gunung yang bernama gunung sembulungan/gunung ikan yang merupakan daratan
gunung sembulungan menyatu dengan alas purwo keseluruhan. Cuma candi purwo ini
berada di tengah-tengah hutan bakau yang dikelilingi sungai/sungklon, campuan
dan teluk.
Menurut cerita sejarah, Candi Purwo merupakan tempat wisata religi yang
sering dikunjungi orang Hindu dari bali atau umat Hindu dari Kecamatan
Tegaldlimo sendiri dan bahkan ada juga dari Agama,dan Kepercayaan lain yang ingin melakukan
semedi di Candi Purwo. Misteri Candi Purwo yang berlokasi di tengah-tengah rimba belantara hutan bakau
diyakini sebagai tempat perdebatan spiritual antara Prabu Brawijaya dengan
Sabdapalon.
Di tempat inilah mereka berdua berpisah menempuh jalan masing -masing. Prabu
Brawijaya menuju ke gunung lawu untuk mengikuti agama baru yang kemudian
bergelar sunan lawu. Sedangkan sabdapalon tetap setia dengan titah leluhur dan
ajaran leluhur, lalu lenyap menuju alam niskala. Di sela-sela perdebatan tersebut mereka berdua berjanji untuk kembali ke
tempat ini lima ratus tahun kemudian tepatnya pada purnama ketiga. Kalau sudah
waktunya nanti tempat ini akan ditandai dengan tumbuhnya sebuah pohon yang
disebut dengan pohon kelampis ireng yang tiada lain sebenarnya adalah tongkat Batara Guru.
Tempat tumbuhnya pohon kelampis ireng inilah kemudian dibangun CANDI PURWO.
Purwo artinya timur. Timur adalah wetan, wit, sebagai asal mula. tempat terbitnya matahari.
Purwo artinya timur. Timur adalah wetan, wit, sebagai asal mula. tempat terbitnya matahari.
Dengan demikian Candi Purwo dibangun adalah untuk mengingatkan manusia Nusantara akan kawitannya atau asal – usulnya akan Leluhurnya. Kebesaran
nusantara muncul di ujung timur tanah Jawa. Sedangkan Candi adalah simbol
peradaban tanah Jawa, simbol kebesaran Nusantara.
Nusantara besar seperti sekarang karena mempunyai Sejarah yang sangat panjang,Kultur Seni Budaya yang sangat banyak,Suku,Adat yang beraneka ragam menjadikan Kekayaan tersendiri Negeri yang makmur ini,sekarang tergantung kita mempertahankan kalau masih ingin Nusantara Jaya.
Nusantara besar seperti sekarang karena mempunyai Sejarah yang sangat panjang,Kultur Seni Budaya yang sangat banyak,Suku,Adat yang beraneka ragam menjadikan Kekayaan tersendiri Negeri yang makmur ini,sekarang tergantung kita mempertahankan kalau masih ingin Nusantara Jaya.
Semangat majapahit tumbuh kembali dalam keberagaman dalam Kebinekaan serta
menjunjung nilai-nilai Luhur Nusantara. Candi purwo akan menjadi objek Wisata Spitual unggulan di tanah Banyuwangi. Banyuwangi
akan semakin kaya dengan wisata spiritual. Karena banyuwangi memiliki potensi
tersebut serta Banyuwangi memang tempatnya yang ideal untuk tumbuhnya spirit -
spirit ketuhanan tanpa memandang Agama, Ras dan Suku. Banyuwangi akan tumbuh
dengan Wisata Spiritual Nusantara.
Banyuwangi tak perlu repot, tinggal menjaga suasana hati, semua akan datang
dengan sendirinya. Tanah Banyuwangi tanah Blambangan memang memiliki kekuatan
spiritual tinggi. Kekuatan itu akan bangkit dengan sendiri pada waktu - waktu mendatang.
Tak ada yang bisa menghalangi titah sejarah.



0 komentar:
Posting Komentar